


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Sahabat, apa kabar ?
Semoga Allah selalu menjaga mu
setiap langkah mu
setiap hembus nafasmu
setiap detak jantung mu
Aku teringat masa SMP ku dulu saat guru agama ku menceritakan
tentang keadaan masa dimana tauladan kita Nabi Muhammad.SAW, para sahabat, dan
istri serta anak beliau berada…
Guru ku bilang dulu adalah masa kebodohan karena semua
bertindak sesuai kemauannya sesuai keinginannya … di zaman itu perempuan bak
barang yang di perdagangkan … menjadi budak dan kebodohan masa itu … hingga
Islam datang sebagai petunjuk, pedoman hidup yang tidak akan ada tandingannya …
kita tentu patut berbangga bukan ?
Yaaa islam yang kita anut ini adalah agama yang haq,
agama yang merupakan agama hidayah Allah agama yang merupakan cerminan cinta
Allah untuk kita … jika sudah seperti itu cintanya Allah kepada kita kenapa
tidak kita balas cintaNya dengan cinta kita yang hanya sekecil pasir pantai ?
Sahabat ayo buatlah para bidadari cemburu dengan kita …
buatlah iblis merasakan sendiri akibat pembangkangannya …
Kau tahu sahabat saat kita berkata “Ah aku belum siap
untuk berjilbab, nanti malah buat fashion saja”, atau saat kita berargumen “loh
kalau kita hanya diam saja jodoh tidak bakal datang toh kalau langsung nikah
kita gag bakal tahu dalamnya dia seperti apa mending jalani dulu dengan pacara”
Astagfirullah … kerugiannlah yang saat itu kita pilih … berjihad bukan hanya
untuk syuhada di jaman Rasul tapi juga untuk kita, tak ingatkah dirimu sahabat
saat Rasul di saat terakhirnya menyebut “umati umati” betapa khawatirnya beliau
terhadap kita, betapa perhatiannya beliau terhadap kita sehingga beliau pun
mengingat umatnya saat detik-detik terakhirnya menuju pangkuan sang Illahi.
Surat suara hati untuk muslimah sejati …
4/
5
Oleh
Kusumawati

